23 Desember 2010

puisi hujan

oleh:supardi djoko darmono
langit... mengarak kelabu
lewat awan yang berlalu.
hujan... sampaikan pedih
yang terabaikan lirih.
aku... melukis hati
dengan warna sepi.

rinai hujan, memainkan waktu...
berbisik sungkan, tentang kenangan dulu.
dan ingat, mengajak pesiar...
ke suatu tempat, yang telah tersamar.
aku cuma miris, tersenyum dalam tangis...
rindu ini tak terlukis, hatiku kian teriris.

rintik menjadi gerimis,
cinta tinggal segaris,
rasa sudah menyepah,
hati terlanjur lelah...
Sudah,
berlalulah !

2 komentar: